Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Mei 2010

Sejarah Peradaban Islam


MASYARAKAT ARAB SEBELUM ISLAM

A.  Asal Usul Bangsa Arab
Bangsa Arab berasal dari rumpun Semit, Semenanjung Arab menjadi tempat menetap orang-orang yang kemudian berimigrasi ke wilayah Bulan Sabit Subur, atau wilayah Timur Tengah yang membentang dari Israel hingga teluk Persia termasuk  di dalamnya sungai Tigris dan Efrat di Irak sekarang, yang dikenal dalam sejarah sebagai bangsa Babilonia, Assyria, Phoenisia dan Ibrani. Sebagai tempat munculnya tradisi Semit sejati, wilayah gurun pasir Arab merupakan tempat lahirnya tradisi Yahudi dan kemudian Kristen, yang secara bersama-sama membentuk karakteristik rumpun Semit yang telah dikenal dengan baik.
Istilah “Semit” lebih memiliki implikasi bahasa ketimbang etnis, dan bahasa Assyria-Babilonia, Aramaik, Ibrani, Phoenisia, Arab Selatan, Etiopia, dan Arab harus dipandang sebagai dialek-dialek yang berkembang dari jenis induk dari bahasa utama, yaitu Ursemitis. Hal serupa mungkin dapat dijumpai pada bahasa-bahasa Romawi dalam hubungannya dengan bahsa Latin, dengan pengecualian bahwa beberapa bentuk bahasa Latin masih bertahan, setidaknya dalam kesusasteraan, hinggahari ini, sementara bahasa asli Semit, bahasa percakapannya sehari-hari kini telah punah, meskipun karakteristiknya secara umum bisa dilihat dari berbagai aspekyang terdapat dalam bahasa-bahasa turunannya yang masih bertahan.
Mengakui Semenanjung Arab-Nejed atau Yaman sebagai tempat asal dan pusat penyebaranbangsa Semit tidak menafikan kemungkinan bahwa mereka, sebelumnya,pada masa-masa paling awal, berbaur dengan anggota ras  kulit putih, bangsa  Hamit, sebuah  komunitas yang tinggal di suatu tempat di Afrika bagian timur; dari komunitas inilah orang-orang yang disebut sebagai bangsa Semit itu menyeberang menuju Semenanjung Arab. Kemungkinan Afrika sebagai tempat asal bangsa Semit-hamit, serta Semenanjung Arab sebagai t empat kelahiran bangsa Semit dan pusat penyebarannya. Wilayah Bulan Sabit Subur menjadi panggung utama peradaban bangsa Semit.

B.    Pemerintahan
Sistem pemerintahan bangsa Arab adalah kerajaan. Peradaban Timur Tengah merembes ke Arabia, sebagaimana yang terjadi di mana saja, di mana kerajaan besar yang mempertahankan wilayah perbatasan dengan masyarakat yang secara politik dan kultural kurang terorganisir. Pengaruh ini dan kebutuhan untuk memobilisasi kekuasaan dan sumber-sumber yang ada memerlukan kepentingan untuk menjaga otonomi politis, atau untuk menjalankan perdagangan dengan kerajaan, merangsang proses stratifikasi, spesialisasi yang sama, dan merangsang pembentukan komunitas dan identitas pada masyarakat yang kuran berkembang , yang dengannya kerajaan semakin menjadi kokoh. Mereka menumbuhkan kondisi tersebutdi wilayah perbatasan yang memungkinkan untuk penggabungan kerajaan dan sejumlah wilayah luar ke dalam sebuah masyarakat tunggal.

C.    Ekonomi
Bangsa Arab yang hidup di beberapa wilayah yang subur menjalin pola kebersamaan politik, kesamaan  keyakinan, hubungan ekonomi, dan perdamaian dengan masyarakat sekitarnya. Lebih lanjut Arabia dihubungkan  dengan beberapa wilayah lainnya oleh sejumlah propagandis keliling yang menyebarkan ajaran  monotheis di kalangan pagan jazirah ini, oleh sejumlah pedagang yang membawa tekstil, perhiasan, dan bahan-bahan makanan seperti tepung dan minuman anggur ke dalam Arabia, dan menumbuhkan selera kebutuhan akan barang-barang mewah, dan oleh agen-agen penguasa kerajaan, yang secara diplomatik dan politik, turut mencampuri hak-hak perdagangan mereka.

D.   Budaya dan Agama
Bangsa Arab bukan hanya membangun kerajaan tapi juga kebudayaan. Sebagai pewari peradaban kuno yang berkembang pesat di tepi sungai Tigris dan Efrat, di daratan sekitar sungai Nil dan di pantai sebelah timur Mediterania, mereka juga  menyerap dan memadukan  beragam unsur kebudayaan Yunani-Romawi berperan sebagai pembawa gerakan intelektual ke Eropah. Abad pertengahan  yang memicu kebangkitan dunia Barat dan melapangkan jalan bagi proses modernisasidi dunia Barat. Tidak asa satu pun bangsa  pada Abad Pertengahan yang memberikan kontribusi terhadap kemajuan manusia sebesar kontribusi yang diberikan oleh orang Arab dan orang-orang yang berbahasa Arab.
Agama yang dianut orang Arab, setelah agam Yahudi dan Kristen, merupakan agama terbesar ketiga dan agama monoteis terakhir. Secara historis Islam merupakan penerus kedua agama  sebelumnya, dan dari semua agama lain di dunia. Islam memiliki hubungan yang dekat dengan kedua agama itu. Ketiga agama besar di dunia itu merupakan hasil  dari satu kehidupan spiritual yang sama, yaitu spiritual Semit. Dengan beberapa pengecualian, seorang muslim yang taat mengakui sebagian besar ajaran kristen. Islam telah, dan masih menjadi kekuatan yang hidup mulai dari Maroko hingga Indonesia, dan menjadi pilihan jalan hidup jutaan umat manusia.

E.     Sistem Sosial
Mereka sebagian hidup berpindah-pindah dalam ikatan kelompok dan kekerabatan, keluarga patriarkal yang terdiri seorang ayah, anak laki-lakinya dan keluarga mereka. Keluarga-keluarga ini selanjutnya berkelompok menjadi sebuah klan yang terdiri dari ratusan rumah tenda, yang mana secara bersama mereka berpindah, memiliki padang rumput, dan bertempur sebagai satu kesatuan di medan peperangan. Secara bersama mereka berpindah, memiliki padang rumput, dan bertempur sebagai satu kesatuan di medan peperangan. Secara fundamental, masing-masing klan merupakan sebuah satu kesatuan yang mandiri. Seluruh kesetiaan terserap oleh kelompok yang bertindak sebagai sebuah kolektivitas untuk mempertahankan individu warganya dan untuk menghadapi tanggung jawab bersama. Jika seorang warga teraniaya, maka klan menuntut balas atas penganiayaan tersebut, jika seseorang melakukan penganiayaan, amak hal itu menjadi tanggung jawab klan, ini ada pada sistem masyarakat Badui.

Text Box: SELESAI



Minggu, 23 Mei 2010

Manajemen


FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Oleh: Fatimah HS

Manajemen sebagai faktor penentu keberhasilan suatu organisasi atau lembaga dalam pelaksanaan tugasnya. Hakikat manajemen adalah mencapai tujuan melalui tangan orang lain, pencapaian tujuan melalui tangan orang lain itu dilakukan oleh manajer dengan melaksanakan fungsi-fungsi manajemen. Dengan demikian, keberhasilan manajemen sebuah organisasi akan sangat tergantung kepada pelaksana dan operasionalisasi secara optimal fungsi-fungsi manajemen dengan memberdayakan semua potensi yang ada.
Menurut Syamsi (1994:61) bahwa secara praktisnya fungsi-fungsi manajemen dapat dikelompokkan ke dalam fungsi perencanaan, fungsi mengatur pelaksanaan, fungsi pengendalian dan fungsi peningkatan.
Fungsi perencanaan dalam suatu organisasi perlu dilakukan agar segala kegiatan dapat terlaksana seluruhnya secara teratur. Tidak ada kegiatan atau bagian kegiatan yang terlewatkan dan pelaksanaannya dapat berurutan. Fungsi mengatur pelaksanaan dilakukan oleh pimpinan agar dalam pelaksanaannya dapat terarah mencapai sasaran dan tujuan organisasinya. Fungsi pengendalian mengusahakan agar pelaksanaan kegiatan itu dapat sesuai dengan rencananya. Fungsi peningkatan sangat dibutuhkan aga rsetiap pimpinan di samping menikmati kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi atau lembaga yang ia pimpin, juga harus memikirkan peningkatan kegiatannya.
Sedangkan menurut Siagian (1987:105) bahwa fungsi-fungsi manajemen yaitu; perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Namun untuk lebih jelasnya berikut akan dikemukakan beberapa pendapat tentang fungsi-fungsi manajemen itu sendiri.
Dalam suatu usaha, seseorang akan bertanya apa maksud dan tujuan usaha tersebut. Maka timbullah fungsi perencanaan (planning). Berikutnya muncul fungsi kedua, yakni mengorganisir (organizing) yaitu bagaimana menetapkan cara memilah dan memecah pekerjaan yang ada menjadi unit-unit yang dapat dikelola unit-unit yang dapat dikelola dengan cara memilih orang-orang yang berkualifikasi untuk melakukan pekerjaan yang dibutuhkan. Berikutnya adalah mengarahkan (directing), yaitu bagaimana cara menuntun manusia melakukan pekerjaan yang dimaksud menuju suatu tujuan dan target yang diinginkan. Terakhir, fungsi pengawasan dan evaluasi (controlling) yang merupakan alat untuk mengukur dan menilai hasil rencana yang dicanangkan pada fungsi pertama, memberi imbalan kepada staf sesuai dengan kinerja yang ditunjukkan, dan merancang serta merencanakan kembali sambil memperbaiki hal-hal yang belum sempurna. Begitulah, siklus peredaran proses manajemen (Azhar Arsyad, 2003:18).
Berdasarkan uraian tersebut, dapat menyimpulkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam sebuah lembaga atau organisasi sangat penting sehingga kegiatan atau proses manajemen dalam lembaga atau organisasi tersebut berjalan dengan optimal. Oleh karena itu, seorang pemegang kendali suatu lembaga atau organisasi semestinya menguasai fungsi-fungsi manajemen tersebut.

Pendidikan Formal


PROSES PEMBELAJARAN

Pada umumnya, pembelajaran berintikan interaksi antara pendidik dengan peserta didik. Dalam interaksi tersebut pendidik melakukan kegiatan bimbingan kepada peserta didiknya yang disebut mengajar, sedang peserta didiknya melakukan kegiatan bersama dengan pendidiknya yang disebut belajar. Oleh karena itu, interaksi antara pendidik dengan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran disebut proses belajar mengajar, dan dalam kegiatan yang dialami oleh pendidik dan peserta didik terjadi proses transformasi ilmu dari pendidik kepada peserta didik. Namun bukan berarti peserta didik dalam hal ini bersifat sangat pasif, justru dari kondisi peserta didik secara keseluruhan menjadi obyek kajian pendidik untuk mempelajari keadaan peserta didik yang berkaitan dengan proses pembelajaran tersebut.
Kalau sudah terjadi suatu proses atau saling berinteraksi antara yang mengajar dengan yang belajar, sebenarnya berada pada suatu kondisi yang unik, sebab secara sengaja atau tidak sengaja masing-masing pihak berada dalam suasana belajar. Jadi pendidik walaupun dikatakan sebagai pengajar, sebenarnya secara tidak langsung juga melakukan belajar. (Sardiman ; 1994, 21)

Mengajar merupakan upaya yang dilakukan oleh pendidik agar peserta didik belajar, dengan lain kata upaya pendidik untuk membelajarkan peserta didiknya. Namun bukan berarti dalam hal ini pendidik hanya berfungsi sebagai pengajar dan pendidik tapi ia juga secara langsung melakukan belajar terhadap kondisi pembelajaran, Pendidik belajar tentang banyak hal dari proses pembelajaran tersebut, proses ini bersifat interaktif karena secara bersamaan melibatkan keaktifan pendidik dan peserta didik. Jadi tidak hanya menuntut keaktifan guru tetapi juga keaktifan peserta didik. Itulah sebabnya mengapa pembelajaran ini disebut juga proses interaktif. Proses ini penting bagi pendidik, karena dalam proses ini pendidik dapat mengembangkan wawasan dan keahliannya dalam mengajar.

Seorang pembelajar dituntut untuk dapat mengembangkan program pembelajaran yang optimal, sehingga terwujud proses belajar yang efektif dan efisien. Belajar merupakan proses yang sangat penting dilakukan oleh pembelajar, karena tanpa adanya hasil belajar yang memadai, mereka akan mengalami kesulitan menghadapi berbagai tantangan dalam masyarakat. (Irpan Abd. Gafar DM & Muhammad Jamil B ; 2003, 34-35).

Proses pembelajaran yang disebut juga sebagai proses interaksi antara pendidik dengan peserta didik tentu tidak secara otomatis terjadi begitu saja, tapi sebelumnya seorang pendidik mesti memikirkan dan memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran tersebut. Sebelum melakukan kegiatan mengajar di kelas, seorang pendidik melakukan analisis terhadap kondisi peserta didik yang akan diajarnya di dalam kelas. Oleh karena itu seperangkat pengetahuan mesti dimiliki oleh seorang pendidik menyangkut karakteristik dan kebutuhan peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar di sekolah, pendidik dalam hal ini diharuskan membuat sebuah perancangan pembelajaran setiap bidang studi yang ia ajarkan. Agar pelaksanaan pembelajaran berjalan efisien dan efektif maka diperlukan perancangan yang tersusun secara sistematis dengan proses belajar mengajar yang lebih bermakna.

SIMULAJAJINNA PADATTA RUPA TAU

ADA ASSIMATURUSENG NASENGNGE HAK-HAK SIMULAJAJINNA PADATTA RUPA TAU 
Sininnna rupa tau ri jajingengngi ri linoe pada nappunnai memanni hak-hak tetongeng marilalenna riaseng rupa tau Asseddingenna Bangsa-Bangsae pura nappannessai riaseng assimaturuseng molai laleng tongenna hak hak simulangenna seddi seddi rupa tau. Assimaturuseng naolai pura napaddiolo pole piagam Asseddingenna Bangsa Bangsae , ye pamasseengngi attepperenna bangsa bangsae ri hak hak simula jajinna padatta rupa tau ye pommarilalengnge na allebbireng appongenna ri asengnge rupa tau. Ri laleng Ada Assimaturusengnge hak hak simulajajinna padatta rupa tau pura napanessa memangngi Asseddingenna Bangsa Bangsae nasengnge hak hak adele'e pura nappunaie seddi seddi rupa tau. Hak hak pura dipanessaengngi ianaritu mencaji ripunnai. Hak hak simulajajinna padatta rupa tau ianatu hak tongeng mupuwere. Parilalengngi paddisengengmu tettongiwi hak hak mupuwere. Paptettei na pamassei ri lalenna alemu na padammu rupa tau.
PADDIOLO
Pura ritimbang nasengnge dipattongengngi ri asengnge allebbireng napanjajie puang seuwae na hak-hak pada nappunnai manengnge salasureng padatta rupa tau ianaro simulangenna riasengnge merdeka e . Ade'e na atennangengnge tuo ri linoe.
Pura ritimbang nasengnge gau de'e nasipakalebbireng pole padatta rupa tau ianaro mancaji pangkaukang makassara najajianni maggoppo maneng accairengnge na ajapparu'e ri laleng atina rupa tau. na ri purennuangi rijajiangi seddi lino naonroi'e padatta rupa tau ye'paneddingi'e riasengnge ininnawa mappau ada tongeng na ininawa suju'e ri Puang seuwae sibawa ininnawa leppe'e pole riasengnge akkitaureng na teggennekengnge pura mancaji seddi purennuang marilaleng pole taumaegae.
Pura ritimbang nasengnge hak-hak padatta rupa tau parellu riatoro ri lalenna sure hukung'e, narekko de wedding seddi seddi tau nateru-terusi molai laleng salae na nasengnge laleng madeceng naola makkuraga pacelliri sifa' salae ye temmappakasitaue.
Pura ritimbang nasengnge sipakau ripadatta massalassureng pole seddi negara sibawa negara laingne parellu ri pamasse.
Pura ritimbang nasengnge ianaro Bangsa Bangsae pole ri asseddingenna Bangsa Bangsae na ri lalenna piagamna pura ripamasse atteprenna ri hak hak simulangenna rupa tau ri pancajie ri Puang Seuwae, ri appongeng madecenna na allebbirengna seddi seddi rupa tau, na hak hak terripasilaingeng pole makkunrai na urane'e. na pura nappettui molai addecengeng attuwongenna rilalenna kemerdekaan ye lebbi maloangnge.
Pura ritimbang nasengnge negara negara anggotae pura majjanci molai addecengeng ri lalenna penghargaanna na penghormatanna ri hak hak simulangenna padatta rupa tau na kebebasang kebebasang tongengnge na massamang najama sibawa Asseddingenna Bangsa Bangsae.
Pura ritimbang nasengnge paddisseng padae ri hak hak na kebebasangnge parellu mencaji sanreseng pole janci pura ripau'e, ianatu :
Tudang Sipulung
Ye Mappanesaengngi
Ada Assimaturusenna Hak - Hak Simulajajinna Rupa Tau
Riasengnge seddi tettongeng wassele pura naolae sininna Bangsa na Negarae ye situjue napurennuangnge sininna rupa tau ri lalenna masyaraka'e. Ada assima turuseng pura ri panjaci sanreseng , ri ala pakkuraga massappa paddissengeng ye pamasseengngi penghargaangnge ri hak hak kebebasanna rupa tau'e.
Passaleng 1
Sininna rupa tau ri jajiangngi rilinoe nappunnai manengngi riasengnge alebbireng . Nappunai riasengnge akkaleng, nappunai riasengnge ati marennni na sibole bolena pada sipakatau pada massalasureng.
Passaleng 2
Sininna rupa tau nappunnai maneng riasengnge hak na kebebasang ye tarukie ri lalenna Ada Assamaturusengnge, na degaga riasengnge mappasilaingeng appongeng, mappasilaingeng warenna uli, mappasilaingeng urane na makkunrai, mappasilaingeng bangsa, bahasa, agama na atteppereng, politik, arega mappasilaingeng assaleng ussulu bangsana , assugirenna, onro jajianna arega pangka'na.
Nasengnge degaga ripasilaingeng riasengnge sifa' politi'na, hukungna na pangka'na ri internasionale' pole negara arega kampong naonroie' seddi tau pole. Mo pole negara ye merdekae ye engkae wilaya wilaya wakkelenna,arega naparentae.
Passeleng 3
Sininna rupa tau nappunnai hak tuo ri linoe, paneddingi riasengnge attennangeng na assalamakeng ri watakkalena seddi sedddi tau.
Passaleng 4
Degaga riaseng seddi seddi tau wedding ri pancaji ata na didangkangeng topa. Nasaba ye riaseng addangkangeng ata ianatu laleng salah.
Passaleng 5
Degaga seddi tau wedding ri sessa na digaukang pappada olokoloe'.
Passaleng 6
Sininna rupa tau nappunai hak ripattongeng ri olona hukungnge nasengnge allebbireng seddi seddi tau , motega tega monro.
Passaleng 7
Sininna rupa tau nappunai hak riasengnge sanreseng hukung na de' gaga ripasilaingeng. Nappunai maneng hak pada ri sininna pangkaukang makassara na mappassae ye de'e nasituju sibawa Ada assamaturusengnge, na sininna ada salae ye pancajie appassang na akkasarakangnge.
Passaleng 8
Sininna rupa tau napunnai hak riasengnge makkuraga addecengeng ri pengadilan nasional'e molaie jamang jamang sala ye de e nasituju hak hak marilaleng ye napuwere Undang Undang Dasar na hukungnge.
Passaleng 9
Degaga seddi rupa tau wedding ri tikkeng, ri tahang na riabbiang pappada olokoloe'
Passaleng 10
Sininna rupa tau , ri passamai, nappunai hak ri paradilang adele'e na ri peradilang bebasae' na de' namatane ciwali, ri laleng ripattette riasengnge hak na kewajibang kewajibanna na rilaleng sininna tuntutanna pidana ye ripettuangngi.
Passaleng 11
  1. Sininna rupa tau ye dituntue nasaba riaseng mappigau assalang ri hukungnge depa diaseng salah, lettu ripabuttiangngi assalanna menuru hukungnge rilalenna pengadilang ye pada naisseng maneng tauwe, naengka diarengngi jaminang napperelluangngengngi belai alena.
  2. Degaga seddi rupa tau wedding ripassa mappigau assalang hukung nasaba pangkaukang ye dee'panatama mencaji assalang hukung menuru Undang Undang Nasionale arega internasionale, narekko ye pangkaukangnge ri pigau . Deto wedding ripettu hukumanna lebbih matane pole hukung ye sitinajae pappada riwettunna assalangnge ri pigau.
Passaleng 12
Sininna rupa tau de' wedding riganggu urusang alena, keluargana, ruma ranggana, na de wedding diteru terusi sure surena. Na lebbipi de wedding ri halangi na ri keccaki riaseng siri'na tauwe. Nasaba pura nappunai hak riasengnge sanreseng hukung.
Passaleng 13
  • Sininna rupa tau nappunai riasengnge kebebasang monro rilalenna seddi negara.
  • Sininna rupa tau nappunai hak monro ri sininna negarae', makkotoro ko maeloi monro ri negarana arega maelo lisu ri negarana.
Passaleng 14
  • Sininna rupa tau nappunai hak massapa na napaneddingi riaseng akkituoreng ri negara laingnge narekko maelo nasalamakkangngi alena pole passappana.
  • Iyana ye hak'e dewedding ri pake riwettu ri peppeng narisappa nasaba tongeng tongeng napigau aggaukeng salae' ye dee' gaga hubunganna sibawa politik, arega napigau pangkaukangnge nasaba denaseddi laleng sibawa tujuang ammulangenna Asseddingenna Bangsa Bangsae'.
Passaleng 15
  • Sininna rupa tauwe nappuna hak mancaji riaseng warga negara.
  • Degaga seddi tau wedding riteru terusi palukai kewarga negaraanna arega de diterimai haknya sellei kewarga negaraanna.
Passaleng 16
  • Sininna rupa tau urane na makkunraie ye maggangkani ballege umuruna, temmangki ri batasi assaleng bangsana, warga negarana arega agamana nappunai hak riasengnge nikkah na napunnai seddi seddi keluarga. Ianatu pada napunnai hak ye e' teddipasilaingeng ri laleng perkawinanna, na riwettu na lalengi perkawinanna na riwettunna maeloi sitellereng.
  • Degaga riaseng passang rilalenna perkawinangnge, pappilenapi, elonapi na situjuipi makkunraie na urane.
  • Riasengnge keluarga ripasseddi riasengnge appaseddiang marilaleng pole masyaraka'e nanapunnai hak sanreseng pole masyarakae na negarae.
Passaleng 17
  • Sininna rupa tauwe nappunai hak riasengnge assugireng na warangparang, mo nappunnangi seddi tau arega nappunnangi sibawa tau laingnge.
  • Degaga seddi rupa tau wedding ripassa malai assugirenna na warangparanna.
Passaleng 18
Sininna rupa tau nappunai hak riasengnge kebebasang ri laleng mappikkiri, pattennang atinna na agamana, arega lecce agama na atteppereng, na kebebasang panessai agama na atteprenna arega napagguruangngi na nalalengi. Arega naola manengngi ajarang agamana mo cuale alena arega massamangngi sibawa tau laingnge. Ri olona tau maegae arega cuale alena.
Passaleng 19
Sininna rupa tauwe nappunai maneng riasengnge hak na kebebasang mampau ada nasengnge tongeng. Ianaro hak e' muttama toni rilalenna kebebasang nappunai pendapat tenriganggu mo ripau rilalenna sininna beritae.
Passaleng 20
  • Sininna rupa tauwe nappunai riasengnge hak na kebebasang sipulung na pada tudang sipulung.
  • Degaga seddi tau weddi dipassangangi tama rilalenna seddi assipulungenge.
Passaleng 21
  • Sininna rupa tau nappunai hak maccue rilalenna pemerintahan negarana, langsungne arega pole wakkele wakkele purae napilei.
  • Sininna rupa tau pada nappunai hak na kesempatang ripaenre pangka'na pole pemerintahan negarana.
  • Akkelorenna taumegae sibole bolena mancaji sanreseng akkuasana pemerintae, akkelorengnge yede sibole bole ripalebbangi rilaleng Pemilihan Umum ye ripigau ri wettu purae ripatentungi nahadere maneng na naisseng maneng tau maegae. Arega engka cara ye weddingengngi rijamingngi kebebasanna mappile.
Passaleng 22
Sininna rupa tau, riasengnge anggota masarakae' nappunai hak appunangeng, assalasurengeng, ade na allebireng ye napurennuang maneng riasengnge rupa tau, wedding riola riasengnge makkuraga ri laleng bangsata mo'ribangsa laingnge ri linoe. Sibawa ye dee' nasisalang riaseng peraturanna seddi negara.
Passaleng 23
  • Sininna rupa tauwe nappunai hak riaseng ajjamang, nappunai hak mappile jamang , nappunai hak ye rilalenna syara' syara' jamangnge ye adelee' ye mappisaroe nasibole bolena engka nattoangeng ko de gaga jama jamanna.
  • Sininna rupa tau tewwedding dipasilaingeng, nappunai maneng hak runtu wassele papada egana narekko pappada jamang jamanna.
  • Sininna rupa tau majjamae nappunai hak peneddingiwi wassele adele'e na mappisaroe, ye weddingi padacengi na palebbiri attuwongena ri alena na keluargana, narekko parellu napunnai riasengnge assanreseng addecengeng ye weddingnge nattoangang ri laleng laingnge.
  • Sininna rupa tau nappunnai hak patettongi arega muttama rilalenna erikat serikat pekerjae' koeloi nalindungi kepentinganna.
Passaleng 24
Sininna rupa tau nappunai hak riaseng attennangeng na pakansi sibawa ripattentui wettunna ajamangnge na wettu pakansie ,na tette natarima gajinna.
Passaleng 25
  • Sininna rupa tau nappunai hak paneddingi e riaseng addecengeng tuwo rilinoe, attennangeng ri laleng alena sibawa keluargana. Muttama toni riaseng hak ri si ninna wedding napake'e, pakeanna, bolana, nasininna pabburana ko malasai arega sininna pajjampa ye napareluangengngi , na nappunai to hak riasengnge jaminan narekko degaga jamang jamanna, narekko malasai, narekko sala salangangi arega sininna wettu ye mappancajie kuranna wassele'na assaleng tenniya ye nattungkaiye.
  • Indona na ana' ana'e nappunai hak lolonganngi riasengnge pammase na bantuang malebbie, sininna ana' ana'e ye rijajiangngi ri lalenna keluarga madecengnge arega ri jajiang mencaji ana' bule. Parellu riasengngi addecengeng tuwong na teddipasilaingeng.
Passaleng 26
  • Sininna rupa tau nappunai hak paneddingi riasengnge massikola. Riasengnge massappa paddissengeng ri lalenna assikolangnge dena parellu di waja sibole bole riwettunna mappamula sikola na pendidikan dasar'e .
  • Ammulangenna massikolae parellu ri wajibkan. Ye assikolang tekni'e na kejuruangnge parellu natamaki maneng tauwe mappakkotoro riasengnge assikolang matanre koparellu natamaki maneng sininna tauwe narekko wedding coco. Assikolangnge parellu ripattuju nasaba ianatu addecengeng rialena seddi tau na pada mita deceng. Paddisengeng ye riappue riassikolange ianarito pancaji rupa tauwe pada sipakalebbireng, pada sipakamase ripadanna sinna bangsae.
  • Ia naro riasengnge tau matoa nappunai hak na parellu na pileangangngi sikola ye kira kira cocongngi nolae pada ana anana'.
Passaleng 27
  • Sininna rupa tau nappunai hak molai laleng abbiasang ade ri lalenna masyarakae, napaneddingiwi riaseng elong kelong, na napaneddingi toi riasengnge addeeecengeng na gunana assikolangnge.
  • Ia naro rupa tau nappunai hak riasengnge lolongan perlindunganng na addecengngeng riasengnge attuong ri linoe na ri aherae.
Passaleng 28
Sininna rupa tau nappunai hak ri asengnge addecengeng tuwo ri linoe na sininna hak kebebasan pura taruki maneng ri laleng na ada assaturuseng na sibole bolena riala sanreseng.
Passaleng 29
  • Sininna rupa tau nappunai riaseng kewajiban ri masyaraka onrongna monro tuwe pawekkemaneng sininna alebbireng rialena.
  • Rilaleleng ri paddupana riasengnge hak-hakna kebebasangnge sininna rupa tauwe paerlu tunru ribatasang tanrang purae ripatentuang ri undang-undangnge ye tujuanna na jaming maneng ri asengngnge ada tongngeng na allabbireng ri hak-hakna kebebasanna to laingnge.
  • Ia naritu ri asengnge hak-hak na kebebasangnge temmaka weddingi riola narekko de'na si maturu sibawa tujuaanna na peinsipna Assimaturusenna bangsa-bangsae.
Passaleng 30
Degaga mo seddi rilalenna ada assamaturusengnge napalalo ri tafsir nasenggnge dibukkang laleng seddi negara, kelompk, iya ga seddi rupa tau nappunai hak nateru terrusi nasengnge mappigau pangkaukang salae ye wedding na solangi riasengnge allebbirirenna hak-hakna kebebasang kebebasang ye tarukie ri lalenna ada assaturusengnge.
Versi Bahasa Indonesia / Indonesian Version
Sumber / Source: United Nations Information Centre - Jakarta
PERNYATAAN UMUM TENTANG HAK-HAK ASASI MANUSIA
MUKADDIMAH
Menimbang bahwa pengakuan atas martabat alamiah dan hak-hak yang sama dan mutlak dari semua anggota keluarga manusia adalah dasar kemerdekaan, keadilan dan perdamaian di dunia,
Menimbang bahwa mengabaikan dan memandang rendah hak-hak asasi manusia telah mengakibatkan perbuatan-perbuatan bengis yang menimbulkan rasa kemarahan hati nurani umat manusia, dan terbentuknya suatu dunia tempat manusia akan mengecap kenikmatan kebebasan berbicara dan beragama serta kebebasan dari ketakutan dan kekurangan telah dinyatakan sebagai cita-cita tertinggi dari rakyat biasa,
Menimbang bahwa hak-hak asasi manusia perlu dilindungi oleh peraturan hukum supaya orang tidak akan terpaksa memilih pemberontakan sebagai usaha terakhir guna menentang kelaliman dan penindasan,
Menimbang bahwa pembangunan hubungan persahabatan antara negara-negara perlu digalakkan,
Menimbang bahwa bangsa-bangsa dari Perserikatan Bangsa-Bangsa sekali lagi telah menyatakan di dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa kepercayaan mereka akan hak-hak dasar dari manusia, akan martabat dan nilai seseorang manusia dan akan hak-hak yang sama dari pria maupun wanita, dan telah bertekad untuk menggalakkan kemajuan sosial dan taraf hidup yang lebih baik di dalam kemerdekaan yang lebih luas,
Menimbang bahwa Negara-Negara Anggota telah berjanji untuk mencapai kemajuan dalam penghargaan dan penghormatan umum terhadap hak-hak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan asasi, dengan bekerjasama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa,
Menimbang bahwa pengertian umum tentang hak-hak dan kebebasan-kebebasan tersebut sangat penting untuk pelaksanaan yang sungguh-sungguh dari janji ini, maka,
Majelis Umum dengan ini memproklamasikan
Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia
sebagai satu standar umum keberhasilan untuk semua bangsa dan semua negara, dengan tujuan agar setiap orang dan setiap badan dalam masyarakat dengan senantiasa mengingat Pernyataan ini, akan berusaha dengan jalan mengajar dan mendidik untuk menggalakkan penghargaan terhadap hak-hak dan kebebasan-kebebasan tersebut, dan dengan jalan tindakan-tindakan progresif yang bersifat nasional maupun internasional, menjamin pengakuan dan penghormatannya secara universal dan efektif, baik oleh bangsa-bangsa dari Negara-Negara Anggota sendiri maupun oleh bangsa-bangsa dari daerah-daerah yang berada di bawah kekuasaan hukum mereka.
Pasal 1
Semua orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Mereka dikaruniai akal dan hati nurani dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam semangat persaudaraan.
Pasal 2
Setiap orang berhak atas semua hak dan kebebasan-kebebasan yang tercantum di dalam Pernyataan ini tanpa perkecualian apapun, seperti ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, politik atau pendapat yang berlainan, asal mula kebangsaan atau kemasyarakatan, hak milik, kelahiran ataupun kedudukan lain.
Di samping itu, tidak diperbolehkan melakukan perbedaan atas dasar kedudukan politik, hukum atau kedudukan internasional dari negara atau daerah dari mana seseorang berasal, baik dari negara yang merdeka, yang berbentuk wilayah-wilayah perwalian, jajahan atau yang berada di bawah batasan kedaulatan yang lain.
Pasal 3
Setiap orang berhak atas penghidupan, kebebasan dan keselamatan individu.
Pasal 4
Tidak seorang pun boleh diperbudak atau diperhambakan, perbudakan dan perdagangan budak dalam bentuk apapun mesti dilarang.
Pasal 5
Tidak seorang pun boleh disiksa atau diperlakukan secara kejam, memperoleh perlakuan atau dihukum secara tidak manusiawi atau direndahkan martabatnya.
Pasal 6
Setiap orang berhak atas pengakuan di depan hukum sebagai pribadi di mana saja ia berada.
Pasal 7
Semua orang sama di depan hukum dan berhak atas perlindungan hukum yang sama tanpa diskriminasi. Semua berhak atas perlindungan yang sama terhadap setiap bentuk diskriminasi yang bertentangan dengan Pernyataan ini dan terhadap segala hasutan yang mengarah pada diskriminasi semacam itu.
Pasal 8
Setiap orang berhak atas bantuan yang efektif dari pengadilan nasional yang kompeten untuk tindakan pelanggaran hak-hak dasar yang diberikan kepadanya oleh undang-undang dasar atau hukum.
Pasal 9
Tak seorang pun boleh ditangkap, ditahan atau dibuang dengan sewenang-wenang.
Pasal 10
Setiap orang, dalam persamaan yang penuh, berhak atas pengadilan yang adil dan terbuka oleh pengadilan yang bebas dan tidak memihak, dalam menetapkan hak dan kewajiban-kewajibannya serta dalam setiap tuntutan pidana yang dijatuhkan kepadanya.
Pasal 11
  • Setiap orang yang dituntut karena disangka melakukan suatu pelanggaran hukum dianggap tidak bersalah, sampai dibuktikan kesalahannya menurut hukum dalam suatu pengadilan yang terbuka, di mana dia memperoleh semua jaminan yang diperlukan untuk pembelaannya.
  • Tidak seorang pun boleh dipersalahkan melakukan pelanggaran hukum karena perbuatan atau kelalaian yang tidak merupakan suatu pelanggaran hukum menurut undang-undang nasional atau internasional, ketika perbuatan tersebut dilakukan. Juga tidak diperkenankan menjatuhkan hukuman lebih berat daripada hukuman yang seharusnya dikenakan ketika pelanggaran hukum itu dilakukan.
Pasal 12
Tidak seorang pun dapat diganggu dengan sewenang-wenang urusan pribadinya, keluarganya, rumah-tangganya atau hubungan surat-menyuratnya, juga tak diperkenankan pelanggaran atas kehormatannya dan nama baiknya. Setiap orang berhak mendapat perlindungan hukum terhadap gangguan atau pelanggaran seperti itu.
Pasal 13
  • Setiap orang berhak atas kebebasan bergerak dan berdiam di dalam batas-batas setiap negara.
  • Setiap orang berhak meninggalkan sesuatu negeri, termasuk negerinya sendiri, dan berhak kembali ke negerinya.
 Pasal 14
  • Setiap orang berhak mencari dan menikmati suaka di negeri lain untuk melindungi diri dari pengejaran.
  • Hak ini tidak berlaku untuk kasus pengejaran yang benar-benar timbul karena kejahatan-kejahatan yang tak berhubungan dengan politik, atau karena perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan tujuan dan dasar Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pasal 15
  • Setiap orang berhak atas sesuatu kewarga-negaraan.
  • Tidak seorang pun dengan semena-mena dapat dicabut kewarga-negaraannya atau ditolak haknya untuk mengganti kewarga-negaraan.
Pasal 16
  • Pria dan wanita yang sudah dewasa, dengan tidak dibatasi kebangsaan, kewarga-negaraan atau agama, berhak untuk nikah dan untuk membentuk keluarga. Mereka mempunyai hak yang sama dalam soal perkawinan, di dalam masa perkawinan dan pada saat perceraian.
  • Perkawinan hanya dapat dilaksanakan berdasarkan pilihan bebas dan persetujuan penuh oleh kedua mempelai.
  • Keluarga adalah kesatuan alamiah dan fundamental dari masyarakat dan berhak mendapat perlindungan dari masyarakat dan Negara.
Pasal 17
  • Setiap orang berhak memiliki harta, baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain.
  • Tak seorang pun boleh dirampas hartanya dengan semena-mena.
Pasal 18
Setiap orang berhak atas kebebasan pikiran, hati nurani dan agama; dalam hal ini termasuk kebebasan berganti agama atau kepercayaan, dan kebebasan untuk menyatakan agama atau kepercayaan dengan cara mengajarkannya, mempraktekkannya, melaksanakan ibadahnya dan mentaatinya, baik sendiri maupun bersama-sama dengan orang lain, di muka umum maupun sendiri.
Pasal 19
Setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat; dalam hak ini termasuk kebebasan memiliki pendapat tanpa gangguan, dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi dan buah pikiran melalui media apa saja dan dengan tidak memandang batas-batas (wilayah).
Pasal 20
  • Setiap orang mempunyai hak atas kebebasan berkumpul dan berserikat secara damai.
  • Tidak seorang pun boleh dipaksa untuk memasuki sesuatu perkumpulan.
Pasal 21
  • Setiap orang berhak turut serta dalam pemerintahan negerinya, secara langsung atau melalui wakil-wakil yang dipilih dengan bebas.
  • Setiap orang berhak atas kesempatan yang sama untuk diangkat dalam jabatan pemerintahan negerinya.
  • Kehendak rakyat harus menjadi dasar kekuasaan pemerintah; kehendak ini harus dinyatakan dalam pemilihan umum yang dilaksanakan secara berkala dan jujur dan yang dilakukan menurut hak pilih yang bersifat umum dan yang tidak membeda-bedakan, dan dengan pemungutan suara yang rahasia ataupun menurut cara-cara lain yang menjamin kebebasan memberikan suara.
Pasal 22
Setiap orang, sebagai anggota masyarakat, berhak atas jaminan sosial dan berhak melaksanakan dengan perantaraan usaha-usaha nasional dan kerjasama internasional, dan sesuai dengan organisasi serta sumber-sumber kekayaan dari setiap Negara, hak-hak ekonomi, sosial dan kebudayaan yang sangat diperlukan untuk martabat dan pertumbuhan bebas pribadinya.
Pasal 23
  • Setiap orang berhak atas pekerjaan, berhak dengan bebas memilih pekerjaan, berhak atas syarat-syarat perburuhan yang adil serta baik, dan berhak atas perlindungan dari pengangguran.
  • Setiap orang, tanpa diskriminasi, berhak atas pengupahan yang sama untuk pekerjaan yang sama.
  • Setiap orang yang melakukan pekerjaan berhak atas pengupahan yang adil dan baik yang menjamin kehidupannya dan keluarganya, suatu kehidupan yang pantas untuk manusia yang bermartabat, dan jika perlu ditambah dengan perlindungan sosial lainnya.
  • Setiap orang berhak mendirikan dan memasuki serikat-serikat pekerja untuk melindungi kepentingannya.
Pasal 24
Setiap orang berhak atas istirahat dan liburan, termasuk pembatasan-pembatasan jam kerja yang layak dan hari libur berkala, dengan menerima upah.
Pasal 25
  • Setiap orang berhak atas taraf hidup yang menjamin kesehatan dan kesejahteraan untuk dirinya dan keluarganya, termasuk pangan, pakaian, perumahan dan perawatan kesehatannya serta pelayanan sosial yang diperlukan, dan berhak atas jaminan pada saat menganggur, menderita sakit, cacat, menjadi janda, mencapai usia lanjut atau mengalami kekurangan mata pencarian yang lain karena keadaan yang berada di luar kekuasaannya.
  • Para ibu dan anak-anak berhak mendapat perawatan dan bantuan istimewa. Semua anak, baik yang dilahirkan di dalam maupun di luar perkawinan, harus mendapat perlindungan sosial yang sama.
Pasal 26
  • Setiap orang berhak mendapat pendidikan. Pendidikan harus gratis, setidak-tidaknya untuk tingkat sekolah rendah dan pendidikan dasar. Pendidikan rendah harus diwajibkan. Pendidikan teknik dan jurusan secara umum harus terbuka bagi semua orang, dan pengajaran tinggi harus secara adil dapat diakses oleh semua orang, berdasarkan kepantasan.
  • Pendidikan harus ditujukan ke arah perkembangan pribadi yang seluas-luasnya serta memperkokoh rasa penghargaan terhadap hak-hak manusia dan kebebasan asasi. Pendidikan harus menggalakkan saling pengertian, toleransi dan persahabatan di antara semua bangsa, kelompok ras maupun agama, serta harus memajukan kegiatan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam memelihara perdamaian.
  • Orang-tua mempunyai hak utama untuk memilih jenis pendidikan yang akan diberikan kepada anak-anak mereka.
Pasal 27
  • Setiap orang berhak untuk turut serta dengan bebas dalam kehidupan kebudayaan masyarakat, untuk mengecap kenikmatan kesenian dan berbagi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan manfaatnya.
  • Setiap orang berhak untuk memperoleh perlindungan atas kepentingan-kepentingan moril dan material yang diperoleh sebagai hasil dari sesuatu produksi ilmiah, kesusasteraan atau kesenian yang diciptakannya.
Pasal 28
Setiap orang berhak atas suatu tatanan sosial dan internasional di mana hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang termaktub di dalam Pernyataan ini dapat dilaksanakan sepenuhnya.
Pasal 29
  • Setiap orang mempunyai kewajiban terhadap masyarakat tempat satu-satunya di mana ia memperoleh kesempatan untuk mengembangkan pribadinya dengan penuh dan leluasa.
  • Dalam menjalankan hak-hak dan kebebasan-kebebasannya, setiap orang harus tunduk hanya pada pembatasan-pembatasan yang ditetapkan oleh undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan yang layak terhadap hak-hak dan kebebasan-kebebasan orang lain, dan untuk memenuhi syarat-syarat yang adil dalam hal kesusilaan, ketertiban dan kesejahteraan umum dalam suatu masyarakat yang demokratis.
  • Hak-hak dan kebebasan-kebebasan ini dengan jalan bagaimana pun sekali-kali tidak boleh dilaksanakan bertentangan dengan tujuan dan dasar Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pasal 30
Tidak satu pun di dalam Pernyataan ini boleh ditafsirkan memberikan sesuatu Negara, kelompok ataupun seseorang, hak untuk terlibat di dalam kegiatan apa pun atau melakukan perbuatan yang bertujuan untuk merusak hak-hak dan kebebasan-kebebasan yang mana pun yang termaktub di dalam Pernyataan ini.
Sumber: http://www.unic-jakarta.org

Karir and Job


 7 Kunci memilih Karir Yang Tepat

Ketika Anda mengajukan pertanyaan "karier apa yang tepat untuk saya?" Ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan:

1. Personality (Kepribadian)


Apakah ada kecocokan antara kepribadian Anda dan karir pilihan? Hal ini memiliki dampak signifikan pada apakah Anda menemukan pekerjaan yang dapat membuat Anda merasa terpuaskan. Ada dua aspek utama yang harus dipertimbangkan:

1. Meskipun karir tersebut cocok dengan kepribadian Anda, namun seberapa banyak Anda bekerja sesuai dengan preferensi atau keinginan Anda.
2. Untuk memperbesar kemungkinan menemukan karir yang cocok tersebut Anda akan memerlukan fleksibilitas perubahan di luar karir pilihan Anda.

2. Motivation (Motivasi)

Ini adalah salah satu faktor yang paling penting bagi kepuasan karir jangka panjang. Temukan pekerjaan yang memotivasi Anda, maka Anda telah menemukan karir yang tepat.

Motivasi yang lebih luas mencakup berbagai topik, seperti:
1. Minat
2. "sense of achievement", sesuatu yang memberi Anda sebuah prestasi.
3. Faktor motivasi tak sadar.

3. Skills (Keterampilan)

Memiliki keterampilan yang tepat adalah kunci untuk membuka pintu ke banyak karir. Keterampilan yang Anda peroleh adalah hasil dari kemampuan atau bakat bawaan yang dikembangkan oleh setiap Pelatihan yang Anda terima.

4. Values (Nilai-nilai)

Hal ini mungkin termasuk Gaya hidup yang Anda inginkan, keyakinan Anda, agama atau panduan etika yang Anda ikuti. Jenis organisasi atau orang yang ingin Anda bekerja untuknya dan Produk atau jasa yang Anda ingin berkontribusi di dalamnya.

5. Constraints (Kendala)

Kendala termasuk Komitmen keuangan atau keterbatasan, Lokasi geografis di mana Anda dapat bekerja, Tanggung jawab keluarga, Cacat fisik atau pembatasan serta Kualifikasi atau pendidikan Anda.

6. Ambitions (Ambisi)

Apa tujuan jangka panjang Anda? Ini mungkin termasuk pertanyaan seperti:
1. Bagaimana dan kapan Anda ingin memulai menikah, berkeluarga dan menetap?
2. Apakah Anda menginginkan satu pekerjaan tunggal seumur hidup Anda atau memiliki pilihan untuk mengubah karir?
3. Apakah Anda akhirnya ingin mendirikan bisnis Anda sendiri atau menaiki tangga jabatan di dalam perusahaan besar?
4. Kapan Anda ingin pensiun?

7. Opportunities (Kesempatan)

Memutuskan apa yang ingin Anda lakukan adalah tidak ada gunanya kecuali ada kesempatan bagi Anda untuk mengejar. Anda dapat menemukan peluang melalui tindakan-tindakan seperti:

1. Mencari  melalui iklan untuk pekerjaan atau pelatihan kejuruan atau sponsor.
2. Pendekatan kepada perusahaan untuk melihat apakah ada kekosongan jabatan.
3. Networking melalui orang yang Anda kenal untuk mendapatkan referensi.
4. Menciptakan bisnis sendiri.
(sumber: http://www.perempuan.com)

Sri Mulyani


Sri Mulyani Masuk dalam Daftar Wanita  
Paling Berpengaruh di Asia


Pada tanggal 8 Maret 2010 lalu bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional dunia ke-100, CNN membuat daftar 8 wanita Asia yang paling berpengaruh dari sisi ekonomi dan politik. Siapa saja wanita yang dianggap paling berpengaruh dalam perekonomian dan politik di Asia?. Dalam daftar tersebut ternyata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati termasuk di dalamnya. Meski baru-baru ini mendapatkan tekanan setelah DPR menyatakan dirinya bersalah memutuskan penyelamatan Bank Century. Namun Sri Mulyani dipandang ulet dan efektif dalam menangani perekonomian Indonesia terutama saat menghadapi krisis. Berdasarkan penilaian tersebut Sri Mulyani dianggap salah satu dari 8 wanita berpengaruh dalam bidang ekonomi dan politik di Asia.
Bukan hanya itu, beberapa penghargaan lainnya, seperti dalam versi majalah Forbes.Sri Mulyani termasuk 23 besar wanita paling berpengaruh Dunia. Majalah Forbes juga menilai seperti itu karena investasi asing terus melonjak, menciptakan insentif pajak dan mempermudah UU Investasi. setelah Sri Mulyani menjabat di Depatemen Keuangan.Kemudian  pada  Maret 2009 lalu,Singapore Institute of International Affair (SIIA).telah menobatkan beliau sebagai tokoh paling berpengaruh di Asia. Sri Mulyani mampu mengalahkan beberapa nama, seperti; nama-nama beken lainnya seperti Hillary Rodham Clinton, Aung San Suu Kyi dan Oprah Winfrey. Penghargaan tersebut berarti bahwa Sri Mulyani disandingkan dan disejajarkan dengan pejabat-pejabat negara dan manajer-manajer perusahaan terbaik dunia.

Adapun 8 wanita yang dianggap paling berpengaruh di Asia menurut CNN, adalah:

1.   ZhangYin, dari China
Zhang Yin dikenal sebagai 'Ratu Kertas' dari China yang jenius. Pada era 1990-an, Yin mendirikan perusahaan yang mengapalkan kertas-kertas bekas dari Amerika ke China untuk diubahnya menjadi kardus-kardus yang selanjutnya diekspor.Perusahaan Yin 'Nine Dragons Paper Holdings' saat ini merupakan salah satu produsen kertas terbesar China. Ia juga menduduki peringkat kedua orang terkaya di China dengan limpahan harta mencapai US$ 4,9miliar. Ia juga merupakan salah satu wanita terkaya di dunia yang menghasilkan kekayaannya sendiri, selain Oprah Winfrey dan CEO eBay Meg Whitman. Zhang Yin juga merupakan anggota badan penasihat pemerintah China, dan akhir-akhir ini terus melobi China agar melakukan relaksasi kebijakan Keluarga Berencananya dan pengurangan emisi.

2.  Indra Nooyi, dari India
Nooyi merupakan chief executive dari produsen makanan dan minuman ringan PepsiCo. Wanita kelahiran India itu kini memimpin perusahaan besar yang memiliki 185.000 anak usaha di 200 negara.Sejak bergabung dengan Pepsi pada tahun 1994, wanita berusia 54 tahun itu secara konsisten mencoba membawa perusahaan ke arah yang lebih ramah untuk 'ukuran tubuh'. Selama kepemimpinan Nooyi, Pepsi telah memutuskan KFC, Pizza Hut, dan Taco Bell pada tahun 1997 untuk selanjutnya mengakuisisi Tropicana dan Quaker Oats setahun kemudian.Ia juga berhasil mengembangkan produk minuman yang lebih sehat. Wanita yang dikenal dengan rasa humornya yang tinggi ini telah sangat dikenal sebagai salah satu CEO terbaik di AS.

3.   Sonia Gandhi, dari India
Sonia Gandhi merupakan presiden dari sebuah partai politik terbesar India, Partai Kongres Nasional India. Wanita kelahiran Italia itu merupakan istri dari mantan Perdana Menteri India, Rajiv Gandhi yang tewas pada tahun 1991.Setahun setelah kematian suaminya, Sonia akhirnya masuk ke dunia politik. Di bawah kepemimpinannya, Partai tersebut tumbuh menjadi besar. Sonia juga dikenal dengan kerendahan hati dan kebesaran jiwanya.

4. Ho Ching, dari Singapura
Meski Ho Ching merupakan istri dari Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, namun ia tak pernah berlagak. Ia pernah tercatat sebagai CEO dari BUMN investasi paling besar dan berpengaruh Asia,Temasek.Selama menjadi CEO Temasek, Ho dikenal dengan kebijakan-kebijakan korporasinya yang tegas termasuk menanamkan investasi di perusahaan telekomunikasi India dan China serta perbankan.Di bawah kepemimpinannya, Temasek mengembangkan Temasek dari sebuah perusahaan investasi Singapura yang biasa-biasa saja menjadi sebuah perusahaan investasi paling berpengaruh di Asia dengan nilai kekayaan mencapai lebih dari US$ 100 miliar.Ching mengalami kemunduran peran sebagai CEO pada tahun 2009 ketika digantikan oleh Charles 'Chip' Goodyear. Namun 5 bulan kemudian, dia mendapatkan posisi tertingginya lagi ketika Goodyear mengundurkan diri.

5. Chandra Kochhar, dari India
Chandra Kochhar merupakan pemimpin bank terbesar di India, ICICI Bank. Ia berkali-kali masuk dalam daftar 'Wanita Paling Berpengaruh dalam Bisnis' versi Fortune. Tahun lalu ia juga masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia. Ibu dua anak itu kini memimpin bank besar dengan 15 juta nasabah di India dan menguasai sepertiga kredit ritel di negara tersebut. Sejak bergabung dengan ICICI pada tahun 1984 sebagai management trainee, Kochhar dikenal berhasil mengubah bank tersebut dari pemberi kredit besar-besaran menjadi bank ritel. Di bawah kepemimpinannya, ICICI Bank saat ini memiliki aset hingga US$ 120 miliar.

6. Sheikh Hasina, dari Bangladesh
Ketika mamasuki politik, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina memang sulit untuk dikalahkan. Selama tiga dekade kepemimpinannya, ia harus menghadapi berbagai tudingan pemerasan dan tuntutan pembunuhan.Ia diduga merekayasa usaha pembunuhan pada tahun 2004 dan dijebloskan ke penjara pada tahun 2007. Meski demikian, Hasina tetap berhasil memenangkan lagi kursi kepemimpinannya sebagai Perdana Menteri Bangladesh untuk ekdua kalinya. Ia juga merupakan anggota dari Dean Pemimpin Wanita Dunia dan menyuarakan hak bagi wanita.Hasina akhir-akhir ini ditekan untuk memperbaiki hubungan bilateral antara Bangladesh dan India seputar masalah perbatasan. Ia juga menghadapi masalah pengangguran di dalam negeri.

7. Hyin Jeong-eun, dari Korea Selatan
Ia merupakan pimpinan dari Hyundai. Tampuk kepemimpinan Hyundai diambilnya setelah suaminya yang juga eks CEO Hyundai bunuh diri pada tahun 2003.Dengan bisnis yang menggurita dari produksi kendaraan hingga kapal, Hyun kini memimpin perusahaan dengan pendapatan yang sangat  besar. Selama  kepemimpinannya,  pendapatan Hyundai meningkat  2 kali lipat dari 5,42 triliun won menjadi 12,78 triliun won (US$ 11 miliar).

8. Sri Mulyani Indrawati, dari Indonesia
Sri Mulyani ketika sedang menghadapi tekanan setelah DPR menyatakan dia bersalah saat menyelamatkan Bank Century untuk menghindari krisis. Meski demikian, Sri Mulyani tetap dinilai sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di Asia.Sejak menjadi Menteri Keuangan pada tahun 2005, wanita berusia 48 tahun itu dikenal dengan kredibilitasnya dengan membuat program reformasi birokrasi untuk memberantas korupsi  di Depertemen Keuangan. Upaya Sri Mulyani menggawangi perekonomian Indonesia saat menghadapi krisis pada tahun 2009 mendapat penghormatan dari berbagai pihak, terutama luar negeri.
(ditulis dari berbagai sumber)

Senin, 10 Mei 2010

Serba-Serbi


 MONEY AND WOMAN

Begitulah mitosnya. Namun kali ini hanya akan membahas 3 dari mitos seputar wanita dan uang. Apakah mitos tersebut benar atau sepenuhnya salah?

Mitos: Pria lebih peduli akan uang dibanding wanita.

Kenyataannya: Kepedulian wanita tentang uang boleh dibilang sama besarnya dengan pria, Hanya keduanya memiliki perbedaan dalam mengekspresikannya.

Jika pria lebih dikendalikan oleh persaingan dan menjadi lebih fokus pada hal-hal lahiriah saat bersinggungan dengan uang, maka tidak demikian dengan wanita.

Wanita lebih dikendalikan oleh rasa aman jika menyangkut tentang uang. Wanita mengartikan uang sebagai sarana untuk merasa lebih secure atau aman. Tidak heran bila ibu-ibu selalu menyuruh putri mereka mencari pria kaya.

Mitos: Saya payah jika menyangkut matematika, jadi saya pasti tidak becus mengolah uang.

Kenyataannya: Beberapa wanita berasumsi bahwa untuk bisa mengatur keuangan dengan baik, maka nilai mat mereka harus baik. Namun, hal itu salah.

Saat mengolah keuangan, kepekaan kita sebagai wanita lebih memegang peranan penting ketimbang nalar atau kepandaian kita dalam berhitung.

Wanita terbukti lebih disiplin dalam mengikuti aturan atau ketetapan tentang penggunaan uang. Hal ini menyebabkan kaum hawa lebih mampu mengolah keuangan dalam jalur yang sesuai budget.

 
Mitos: Pasangan yang mendapat penghasilan lebih besarlah yang membuat keputusan.

Kenyataannya: Meski dalam suasana belanja, di mana pria lebih banyak beraksi dan yang paling banyak melakukan penawaran, namun tetap saja, biasanya mereka akan berakhir dengan konsultasi lebih dulu dengan sang istri, jadi beli atau tidak.

Bagaimanapun juga, wanita digariskan untuk menghandle segala kebutuhan yang diperlukan dalam kehidupan rumah tangganya, dan ini kebanyakan membutuhkan yang namanya pengaturan uang.

Jadi, kaum wanita, hargailah kemampuan Anda soal pengaturan uang dan jadilah istri yang bisa dipercaya oleh suami, atau bawahan yang dipercaya oleh atasan, karena uang adalah masalah yang sensitif.

(sumber; http://www.perempuan.com)